Penyimpanan merupakan bagian penting dari pengelolaan bahan pakan. Kelembapan, panas, kondisi kemasan dan kebersihan tempat penyimpanan dapat memengaruhi kualitas bahan sebelum digunakan.
Panduan berikut ditujukan untuk bahan pakan kering. Petunjuk penyimpanan pada label atau dokumen produsen tetap menjadi acuan utama untuk setiap produk.
1. Pilih Tempat yang Kering dan Terlindung
Simpan bahan di tempat yang terlindung dari hujan, kebocoran dan sinar matahari langsung. Hindari area lembap atau berdekatan dengan sumber panas.
Persyaratan suhu dan kelembapan dapat berbeda antarproduk. Jangan menyamaratakan ketentuan penyimpanan vitamin, premix dan bahan pakan lainnya.
2. Gunakan Palet atau Rak
Letakkan karung pada palet atau rak agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai.
Susun kemasan dengan rapi dan berikan ruang untuk pemeriksaan serta pengambilan barang. Hindari tumpukan yang dapat merusak kemasan.
3. Jaga Kebersihan dan Tutup Kemasan
Bersihkan area penyimpanan dari tumpahan bahan dan kendalikan keberadaan hama.
Setelah mengambil bahan, tutup kembali kemasan sesuai petunjuk produk. Bila menggunakan wadah tambahan, pilih wadah yang bersih, kering dan sesuai untuk bahan tersebut.
Pisahkan bahan pakan dari pestisida, pupuk dan bahan kimia lainnya.
4. Pertahankan Identitas Produk
Pastikan informasi produk tetap tersedia, terutama jika bahan dipindahkan ke wadah lain.
Catat nama bahan, nomor batch bila tersedia, tanggal kedaluwarsa dan tanggal pembukaan kemasan. Identitas ini membantu mencegah tertukarnya bahan.
5. Memilih bahan tambahan pakan dimulai dari memahami kebutuhan ternak dan komposisi pakan yang sudah digunakan. Setiap bahan memiliki fungsi berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan formulasi ransum.
Asam amino, vitamin, mineral dan premix merupakan beberapa kelompok produk yang sering dijumpai dalam kebutuhan nutrisi peternakan. Berikut pengenalan singkatnya.
Asam Amino
Asam amino merupakan komponen penyusun protein. Beberapa asam amino esensial perlu tersedia melalui pakan karena kemampuan tubuh ternak untuk membentuknya terbatas.
Lisin dan metionin merupakan contoh asam amino yang digunakan dalam formulasi pakan. Pemilihannya perlu mempertimbangkan jenis ternak, fase pemeliharaan dan kandungan bahan penyusun ransum.
Dalam katalog Prima Ternak, tersedia beberapa pilihan produk asam amino, termasuk L-Lysine, L-Arginine dan produk metionin.
Vitamin dan Mineral
Vitamin dan mineral membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu dalam ransum. Kebutuhan tambahan bergantung pada kandungan pakan dasar dan kondisi pemeliharaan.
Produk vitamin, seperti B Complex + Vitamin C, memiliki komposisi yang perlu diperiksa sebelum digunakan. Begitu pula dengan produk mineral: nama produk saja belum cukup untuk menentukan kecocokannya.
Perhatikan jenis kandungan, konsentrasi, sasaran penggunaan dan petunjuk pada label.
Premix
Premix adalah campuran beberapa komponen yang disiapkan untuk ditambahkan ke dalam formulasi pakan. Komposisinya dapat mencakup vitamin, mineral atau bahan lain, tergantung jenis produk.
Premix bukan pakan lengkap. Penggunaannya perlu mengikuti petunjuk produk dan kebutuhan ransum, bukan sekadar menambahkan sebanyak mungkin.
Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Memilih
Sebelum membeli bahan tambahan pakan, periksa:
- Jenis ternak dan fase pemeliharaannya.
- Komposisi pakan yang sudah digunakan.
- Kandungan dan konsentrasi produk.
- Petunjuk penggunaan serta pilihan kemasan.
Pakan lengkap yang sudah memenuhi kebutuhan nutrisi tidak otomatis membutuhkan tambahan dari semua kelompok tersebut. Untuk menentukan jumlah penggunaan dalam ransum, gunakan petunjuk produk dan pertimbangan ahli nutrisi ternak.
Temukan Pilihan Produk di Prima Ternak
Prima Ternak menyediakan berbagai bahan tambahan dan nutrisi pakan. Jelajahi koleksi produknya, lalu baca komposisi, panduan penggunaan dan pilihan kemasan sebelum memesan.



